Realisasi Investasi IKN Nusantara Capai Rp51,3 Triliun per Juni 2024

Realisasi Investasi IKN Nusantara Capai Rp51,3 Triliun per Juni 2024

Juli 22, 2024 Off By usrgelora

Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan bahwa minat investasi di IKN Nusantara terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Kamis kemarin (18/07/24), OIKN mencatat telah menerima 424 surat minat investasi atau letter of intent (LoI). Jumlah ini mencerminkan minat tinggi dari para investor, termasuk investor asing, yang menegaskan daya tarik IKN di kancah global.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mempercepat realisasi investasi di IKN. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pengembangan Nusantara Financial Center.

Untuk mewujudkan pusat keuangan ini, OIKN telah menggandeng Dubai International Financial Centre (DIFC), sebuah pusat keuangan global terkemuka di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan (MEASA). Kesepakatan kerja sama ini telah ditandatangani dalam Memorandum of Understanding (MoU) di Dubai pada 16 Juli 2024.

“Kerja sama kami dengan DIFC akan memainkan peran krusial dalam menciptakan lingkungan investasi yang menarik, mempromosikan pembangunan berkelanjutan, dan berkontribusi pada lanskap keuangan global,” ujar Basuki, Jumat (19/7/2024).

Langkah itu diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi di IKN dan mempercepat pembangunan infrastruktur penting. Basuki juga mengungkapkan komitmennya untuk menggelar seremoni groundbreaking investasi di IKN Nusantara tahap 7 dalam waktu dekat. Acara ini akan diikuti oleh lima perusahaan dari berbagai sektor, termasuk sektor industri perbankan yang diwakili oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Meski Basuki belum mengungkapkan nilai proyeksi investasi yang akan masuk pada tahap ini, seremoni tersebut dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini atau awal Agustus.

Hingga Juni 2024, total investasi yang telah masuk ke IKN tercatat mencapai Rp51,3 triliun. Angka ini masih jauh dari target yang ditetapkan hingga akhir 2024, yaitu mencapai Rp100 triliun. Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan OIKN, diharapkan target tersebut dapat tercapai, sehingga IKN Nusantara dapat berkembang menjadi pusat ekonomi dan keuangan yang maju.

Minat yang tinggi dari investor global menunjukkan potensi besar investasi di IKN Nusantara. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan kerja sama internasional, IKN Nusantara siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.